Selasa, 26 Mei 2009

mengetik dgn 10 jari


Mengetik 10 jari, bukan hal yang baru, meski bagi sebagian pengguna komputer (khususnya 11 fingers typist) mengetik 10 jari dianggap menakjubkan.
2.Mengetik 10 jari, di mana semua jemari dilibatkan dalam satu pekerjaan, di bawah satu komando pikiran dan niat demi satu tujuan. Tak ada jari yang bekerja, sementara yang lainnya nganggur. Tak ada satu-dua jari digunakan, sementara jari lain dimarjinalkan.
3.Mengetik 10 jari, menegaskan secara gamblang, bahwa dalam setiap langkah dan pekerjaan, harus selalu ada pendelegasian wewenang. Mana yang pantas diamanati tanggung jawab X, mana yang patut diberi tugas Y, dan mana yang cocok diserahi peran Z. Sebagaimana tergambar dengan jelas praktek mengetik 10 jari, di mana antara jari yang satu dengan jari lainnya, mengemban tugas masing-masing.
4.Mengetik 10 jari, mengingatkan kita akan kesadaran pluralisme, tepa selira, sikap empati, dan saling menghargai. Setiap jari memiliki area kerja masing-masing. Tab, Caps Lock, Shift, Ctrl, Alt, 1, Q, A, dan Z dipegang oleh jari kelingking kiri. Area 2, W, S dan X adalah wilayah jari tengah kiri. Telunjuk kiri dan kanan masing-masing berarea kerja 8 keys keyboard tengah. Ibu jari bekerja hanya di area spasi, dan seterusnya
.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar